Pertemuan EMAS

  “Umuntu ngumuntu ngabantu” ; terlontar pelan dari bibir tebal milik lelaki empat puluh tiga tahun, Khairuddin. Kalimat yang tertera di tengah-tengah gelang yang tersimpan di bawah bingkai foto di ruang kerja miliknya. Spontan dia mencabutnya, meraba tulisan timbul itu sambil menghela nafas panjang. Benda kecil yang  mengingatkan kembali sekelimat kehidupannya waktu di benua hitam...
Read more

Tamu Allah

Pohon yang dulunya ramah menghiasi tepi jalan kini terganti dengan serakahnya deretan bangunan. Sayup-sayup suara Adzan Mesjid sudah menggema dimana-mana. Ku kayuh sepeda ku dengan kencang menembus jalan yang kusut menuju suatu tempat. Sang surya pun tidak ketinggalan dengan angkuhnya menampar seluruh badan saya. Tampak dari ujung mataku menangkap beberapa lelaki muda mengawasiku dari kejauhan...
Read more

Berawal dari amplop

Beberapa tahun yang lalu, ada satu keluarga yang pindah ke perumahan yang cukup popular di kota Bone. Dirwan adalah nama anak lelaki dari keluarga itu. Beralis tebal, kurus, bulu mata yang lentik, rahangnya kuat dan mata yang sayu. Ia akan masuk ke fakultas Hukum di salah satu Universitas swasta di kota itu. Ia juga keranjingan...
Read more